JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ronald A Sinaga atau Bro Ron, membeberkan kronologi pemukulan yang dialaminya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Peristiwa itu terjadi saat dirinya mendampingi karyawan PT SKS untuk melakukan audiensi di kantor firma hukum.
“Senin sore sekitar pukul 16.00 saya menemani karyawan PT SKS atas permintaan mereka untuk beraudiensi ke kantor firma hukum Michael, Putra & Partners,” katanya, saat dikonfirmasi media, Selasa, 5 Mei 2026.
Bro Ron menjelaskan, kehadirannya dalam pertemuan tersebut lantaran memiliki hubungan profesional sebelumnya dengan pihak firma hukum yang didatangi. Sehingga diminta membantu proses mediasi. Namun situasi kemudian memanas ketika tiga orang tak dikenal datang ke lokasi saat karyawan melakukan aksi di depan kantor tersebut.
“Kenapa ajak saya? Karena pimpinan kantor hukum tersebut adalah mantan partner saya tahun lalu dan saya diminta bantu mediasi,” ucaonya.
Menurutnya, tiga orang yang tiba-tiba datang itu mengaku sebagai pihak keamanan dan meminta massa meninggalkan area gedung. Kemudian sempat terjadi adu mulut antara dirinya, karyawan, dan tiga orang tersebut.
Ketegangan mereda setelah aparat kepolisian dari Polsek Menteng yang berada di lokasi mengawal ketiga orang itu keluar dari lantai tempat kejadian.
“Sekitar 15 menit kemudian, mereka naik kembali ke lantai empat dan tidak lama setelah muncul dari tangga, terjadi pemukulan seperti di video,” paparnya.
Terpisah, Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menyatakan pihaknya telah menangkap sejumlah terduga pelaku serta tengah mendalami kasusnya.
BACA JUGA:
“Benar ada kejadian seperti di video. Saat ini kami masih melakukan pendalaman terkait motif dan latar belakang kejadian tersebut,” ungkapnya
Braiel menegaskan bahwa, pihak penyidik masih mendalami lebih jauh motif dan latar belakang kejadian tersebut.
"Penyelidikan juga dilakukan untuk memastikan apakah ada unsur perencanaan atau keterlibatan pihak lain dalam insiden tersebut," pungkasnya.
Dalam video yang beredar luas di media sosial (Medsos), seorang pria berbaju krem mendekati korban sambil berbicara dengan nada tinggi.
Situasi kemudian memanas hingga tiba-tiba seorang pria lain mengenakan pakaian hitam datang dari arah berbeda dan langsung melayangkan pukulan ke wajah Bro Ron.
Tidak hanya video insiden pemukulan, foto kondisi korban setelah kejadian juga turut beredar luas.
Dalam foto tersebut, terlihat luka di bagian bawah mata dekat pelipis yang diduga akibat pukulan dalam insiden tersebut.