JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat 115 RT di Jakarta terendam banjir akibat hujan mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Senin, 4 Mei malam.
Tercatat, ketinggian air yang merendam sejumlah wilayah bervariasi, yakni 15 sentimeter hingga 240 sentimeter (2,4 meterK. Wilayah dengan ketinggian air mencapai 2,4 meter berada di kawasan bantaran Sungai Ciliwung, tepatnya di Kelurahan Pejaten Timur.
"Info terkini genangan sampai dengan pukul 07.00 WIB, BPBD mencatat BPBD mencatat saat ini terdapat 115 RT dan 4 ruas jalan tergenang" kata Kepala Pusdatin BPBD DKI Jakarta M. Yohan dalam keterangannya, Selasa, 5 Mei.
1. Jakarta Barat terdapat 15 RT, yang terdiri dari:
- Kel. Kedaung Kali Angke: 3 RT
- Kel. Rawa Buaya: 2 RT
- Kel. Kedoya Selatan: 4 RT
- Kel. Joglo: 1 RT
- Kel. Kembangan Selatan: 5 RT
2. Jakarta Selatan terdapat 78 RT, yang terdiri dari:
- Kel. Cilandak Barat: 1 RT
- Kel. Pondok Labu: 1 RT
- Kel. Tanjung Barat: 2 RT
- Kel. Cipete Utara: 3 RT
- Kel. Petogogogan: 37 RT
- Kel. Bangka: 1 RT
- Kel. Pela Mampang: 9 RT
- Kel. Rawajati: 4 RT
- Kel. Cilandak Timur: 3 RT
- Kel. Pejaten Timur: 8 RT
- Kel. Bintaro: 6 RT
- Kel. Pesanggrahan: 2 RT
- Kel. Ulujami: 1 RT
3. Jakarta Timur terdapat 22 RT, yang terdiri dari:
- Kel. Bidara Cina: 4 RT
- Kel. Kampung Melayu: 8 RT
- Kel. Cawang: 7 RT
- Kel. Cililitan: 3 RT
"Penyebabnya curah hujan tinggi, luapan Kali Krukut, luapan Kali Grogol Mampang, luapan Kali Angke, luapan Kali Pesanggrahan, luapan Kali Keuangan, luapan Kali Mampang dan luapan Kali Ciliwung," tutur Yohan.
BACA JUGA:
Saat ini, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas.
"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat. BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan," ujarnya.