JAKARTA – Perkumpulan Purnabakti Kepala Daerah Seluruh Indonesia (PERPUKADESI) secara tegas menyatakan posisinya sebagai kekuatan moral bagi stabilitas dan kemajuan Indonesia. Organisasi ini berkomitmen untuk menjauh dari politik praktis dan fokus menjadi mitra strategis pemerintah.
Ketua Umum PERPUKADESI, Jenderal TNI (Purn) Bibit Waluyo, menegaskan bahwa wadah ini hadir untuk memberikan pandangan yang jernih dan konstruktif. Hal itu ia sampaikan dalam acara Pernyataan Sikap Kebangsaan yang digelar di Jakarta, Senin (4/5/2026).
Menjadi "Think Tank" Pembangunan Nasional
Menurut Bibit Waluyo, PERPUKADESI bukan sekadar tempat berkumpulnya para mantan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota. Lebih dari itu, organisasi ini berfungsi sebagai pusat pemikiran (think tank) yang fokus pada isu-isu pembangunan berkelanjutan.
"PERPUKADESI hadir sebagai kekuatan moral bangsa. Kami ingin memberikan kontribusi nyata melalui pengalaman para anggota dalam memimpin daerah masing-masing," ujar Bibit Waluyo.
BACA JUGA:
Dengan segudang pengalaman di birokrasi dan kepemimpinan wilayah, para anggota PERPUKADESI dinilai memiliki perspektif yang sangat relevan dalam mengawal kebijakan publik di masa depan.
Dukungan Tokoh Nasional
Acara penting ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh besar, di antaranya: Dr. (c) Sutiyoso, S.H., M.H. (Ketua Dewan Pembina PERPUKADESI), Prof. Drs. M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D. (Menteri Dalam Negeri).
Kehadiran Menteri Dalam Negeri dalam agenda ini mempertegas peran strategis PERPUKADESI sebagai mitra pemerintah dalam menjaga kesinambungan pembangunan dari tingkat pusat hingga daerah.