JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani mendorong pemerintah untuk melakukan evaluasi total terhadap pengelolaan daycare di seluruh Indonesia guna mencegah kejadian seperti di Yogyakarta terulang kembali.
Sebagai tindak lanjut, Lalu menyatakan Komisi X DPR RI akan memanggil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) untuk membahas secara khusus persoalan daycare, termasuk penguatan sistem pengawasan dan perlindungan anak.
“Kasus di Daycare Little Aresha harus menjadi momentum perbaikan menyeluruh. Negara harus hadir memastikan setiap anak mendapatkan perlindungan maksimal,” ujar Lalu kepada wartawan, Selasa, 28 April.
Kendati demikian, Lalu tak merinci kapan waktu pemanggilan tersebut. Sebab saat ini DPR baru saja memasuki masa reses hingga 8 Mei 2026.
BACA JUGA:
Legislator PKB dari Dapil NTB itu pun menyampaikan keprihatinan mendalam atas dugaan kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di Daycare Little Aresha, Kota Yogyakarta. Ia menegaskan segala bentuk kekerasan terhadap anak tidak dapat ditoleransi dalam kondisi apa pun.
“Kami sangat prihatin dan mengutuk keras dugaan kekerasan terhadap anak di lingkungan daycare. Tempat yang seharusnya menjadi ruang aman justru menjadi lokasi terjadinya tindakan yang tidak manusiawi,” kata Lalu.
Menurut pimpinan yang mengurusi pendidikan itu, kasus tersebut harus menjadi perhatian serius bagi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Ia menekankan, Kemendikdasmen harus bergerak cepat mengambil langkah tegas dan terukur.
Lalu juga menegaskan Kemendikdasmen memiliki tanggung jawab dalam pembinaan dan pengawasan operasional daycare melalui dinas pendidikan di daerah, sekaligus berperan dalam penyusunan standar kurikulum dan layanan pengasuhan anak usia dini.
“Pengawasan harus diperketat dan standar layanan daycare harus benar-benar ditegakkan. Tidak boleh ada kompromi terhadap keselamatan dan perlindungan anak,” kata Lalu.