JAKARTA - Raja Willem Alexander dan Ratu Máxima dari Belanda bertemu Presiden Donald Trump dan ibu negara Melania Trump di Gedung Putih pada Senin, 13 April. Kunjungan kerja pasangan kerajaan Belanda itu berlangsung beberapa pekan sebelum Raja Charles III dan Ratu Camilla dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat pada akhir April.
Mengutip laporan People, Selasa, 14 April, Willem-Alexander dan Máxima tiba di Gedung Putih setelah pukul 19.00 waktu setempat untuk agenda makan malam. Meski bukan kunjungan kenegaraan, lawatan ini datang di tengah perhatian publik pada agenda kerajaan lain yang segera menyusul, yakni kunjungan resmi Raja Charles.
Setelah berjabat tangan dengan Trump dan Melania, Willem-Alexander mengatakan, “Terima kasih telah menerima kami.”
Sebelumnya pada hari yang sama, Raja Belanda berusia 58 tahun dan Ratu Máxima, 54 tahun, lebih dulu mengunjungi Philadelphia. Di sana, mereka mendatangi Independence Hall dan Liberty Bell bersama Gubernur Pennsylvania Josh Shapiro dalam rangkaian peringatan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat.
BACA JUGA:
Ada hal menonjol dalam lawatan ini. Menurut laporan People, Willem-Alexander ikut menerbangkan pesawat yang membawanya dan Máxima ke Philadelphia pada 12 April. Raja Belanda diketahui memiliki sejumlah lisensi pilot, termasuk lisensi pilot militer dan lisensi pilot angkutan udara. Ia juga pernah terbang sebagai pilot tamu untuk KLM Cityhopper, anak usaha maskapai nasional Belanda.
Dalam wawancara pada 2017 dengan De Telegraaf yang dikutip The Guardian, Willem-Alexander mengatakan bagian paling menenangkan dari terbang adalah kemampuan untuk fokus penuh. Menurut Raja Willem, seorang pilot bertanggung jawab atas pesawat, penumpang, dan awak, sehingga tidak bisa membawa persoalan dari darat ke udara. Ia juga mengatakan penumpang biasanya tidak terlalu memperhatikan pengumuman dari kokpit.
Kunjungan ini berlangsung beberapa pekan sebelum Raja Charles III dan Ratu Camilla melakukan kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat. Itu akan menjadi kunjungan kenegaraan pertama Charles ke AS sejak naik takhta.
Istana Buckingham bulan lalu menyatakan kunjungan tersebut akan merayakan hubungan historis dan kerja sama modern antara Inggris dan Amerika Serikat, sekaligus menandai 250 tahun kemerdekaan AS. Presiden Trump juga mengatakan jamuan makan malam pada 28 April masuk dalam agenda.