TANJUNG SELOR — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) gelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Tanjung Selor.
Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang, mengatakan Musrenbang menjadi tahapan penting dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
“Melalui forum Musrenbang ini, kita melakukan penajaman prioritas pembangunan dengan mengakomodasi berbagai masukan, sehingga perencanaan yang dihasilkan bersifat partisipatif, terintegrasi, dan tepat sasaran,” kata Zainal, Kamis, 9 April.
Menurutnya, dokumen RKPD harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan tidak sekadar memenuhi aspek administratif.
“Dokumen RKPD yang disusun tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga harus mencerminkan kebutuhan prioritas daerah serta dapat diimplementasikan secara efektif untuk mendorong kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
"Pemprov Kaltara menetapkan tema pembangunan tahun 2027 yakni pembangunan wilayah yang merata, sumber daya manusia berkarakter, serta ekonomi bernilai tambah menuju Kaltara sebagai beranda depan NKRI yang makmur," sambung Zainal.
Ia menjelaskan, fokus pembangunan diarahkan pada pemerataan infrastruktur, terutama di wilayah perbatasan, pedalaman, dan pesisir, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial.
"Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong penguatan ekonomi melalui pengembangan ekonomi hijau dan biru serta peningkatan investasi berkelanjutan," jelasnya.
Zainal menegaskan Musrenbang diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi menjadi momentum memperkuat sinergi pembangunan.
“Saya berharap Musrenbang ini tidak sekadar menjadi rutinitas formal, tetapi menjadi momentum untuk menyelaraskan aspirasi dan memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Kalimantan Utara yang maju, makmur, dan berkelanjutan,” ujarnya.