Bagikan:

JAKARTA - Kepala Staf TNI AU (KSAU) Marsekal TNI Tonny Harjono mengatakan pihaknya sedang mengejar target membangun 30 satuan radar (satrad) di seluruh Indonesia.

Pembangunan satrad itu sampai saat ini masih terus berjalan dan ditargetkan dapat berfungsi secara maksimal pada 2029.

"Insyaallahtahun 2029 semua sudah terinstal sesuai rencana. Semua ada nantinya akan ada 30 satrad," kata Tonny dalam jumpa pers di Mabes AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis, 9 April dilansir ANTARA.

Tonny menjelaskan keberadaan satrad itu sangat diperlukan untuk memantau aktivitas udara Indonesia.

Menurut dia, dengan adanya satrad tersebut, TNI AU dapat mengantisipasi adanya pergerakan pesawat asing yang masuk ke wilayah udara Indonesia.

Hingga saat ini, TNI AU sudah memiliki 20 satrad yang tersebar di Indonesia. Namun demikian, sebagian dari satrad tersebut harus diganti karena sudah usang.

"Kita akan mendapatkan 25 radar baru karena kita ketahui radar yang kami miliki saat ini ada 20 satrad sudah usang tetapi masih berfungsi dengan baik," ujarTonny.

Satrad baru itu akan ditempatkan lokasi yang dinilai sebagai titik buta ataublindspotwilayah udara Indonesia.

Dengan adanya bantuan satrad tersebut, Tonnymeyakini pertahanan udara Indonesia akan semakin kuat.