TANJUNG SELOR — Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Kalimantan Utara (Kaltara) Brigjen Yusuf meninjau langsung kesiapan personel dan peralatan di Markas Komando (Mako) Brimob Batalyon A Pelopor, Jalan Jelarai, Tanjung Selor.
Peninjauan Wakapolda bersama Dansat Brimob Polda Kaltara Kombes Sarly Sollu dan Dirsamapta Polda Kaltara Kombes Andreas Deddy Wijaya, difokuskan pada latihan Pengendalian Massa (Dalmas) Lanjut dan Pengendalian Huru-Hara (PHH) guna memperkuat kesiapan Bantuan Kendali Operasi (BKO) Nusantara.
"Latihan ini menitikberatkan pada peningkatan kemampuan teknis, ketangkasan, serta koordinasi antarunit dalam menghadapi situasi kontingensi hingga pengamanan berintensitas tinggi," kata Wakapolda, Rabu, 8 April.
Brigjen Pol. Yusuf menegaskan pentingnya kesiapsiagaan menyeluruh bagi setiap personel.
“Ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari komitmen kita untuk memastikan setiap anggota siap menghadapi berbagai situasi di lapangan secara profesional dan terukur,” tegasnya.
Ia juga menekankan, seluruh personel harus menjunjung tinggi standar operasional prosedur (SOP) dalam setiap tindakan.
“Kita ingin setiap langkah di lapangan dilakukan dengan disiplin, sesuai prosedur, serta tetap mengedepankan pendekatan humanis,” tegasnya.
Selain memantau latihan, Wakapolda juga lakukan pengecekan menyeluruh terhadap alat khusus (alsus), termasuk kelengkapan persenjataan dan perlindungan diri.
“Soliditas dan kesehatan personel adalah modal utama dalam menjalankan tugas negara, sehingga kita mampu menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” pungkasnya.