JAKARTA - Kalau ada pencuri yang benar-benar suka cokelat, mungkin kasus ini jawabannya. Sebanyak 12 ton KitKat hilang di Eropa setelah truk yang mengangkutnya dibawa kabur. Sampai sekarang, kendaraan itu belum ditemukan. Begitu juga dengan ratusan ribu batang cokelat di dalamnya.
Reuters yang dikutip HuffPost melaporkan, Nestlé pada Sabtu, 28 Maret, mengatakan truk tersebut berangkat dari Italia bagian tengah dengan muatan 413.793 batang KitKat dari lini produk baru. Cokelat itu seharusnya didistribusikan ke berbagai negara di Eropa, dengan tujuan akhir di Polandia. Namun, truk itu tak pernah sampai.
Nestlé tidak mengungkap di titik mana truk tersebut hilang. Yang pasti, bukan cuma kendaraannya yang lenyap, tetapi juga seluruh muatannya.
BACA JUGA:
Pencurian kargo disebut makin sering terjadi dan tak lagi hanya membidik barang bernilai tinggi seperti elektronik atau mesin, tetapi juga produk konsumsi yang perputarannya cepat.
KitKat sendiri merespons dengan nada yang menyentil. Dalam pernyataan terpisah, merek cokelat itu mengatakan produk yang hilang sebenarnya bisa dilacak lewat kode batch khusus. Siapa pun yang memindai nomor batch dari cokelat curian tersebut akan mendapat petunjuk untuk menghubungi KitKat.
“Meski kami menghargai selera luar biasa para pelaku, kenyataannya pencurian kargo menjadi masalah yang terus meningkat bagi bisnis dalam berbagai skala,” kata KitKat seperti dikutip dari Huffpost, Rabu, 1 April.