Bagikan:

JAKARTA - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon mengecam keras serangan Israel di Lebanon Selatan yang menewaskan tiga prajurit TNI dalam misi penjaga perdamaian PBB. Ia menilai serangan itu bukan hanya merenggut nyawa, tetapi juga mengancam warisan budaya di kawasan konflik.

Pernyataan itu disampaikan menyusul gugurnya personel TNI yang bertugas dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Fadli menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban, TNI, dan seluruh pihak yang terdampak.

“Tragedi ini tidak dapat dilepaskan dari serangan keji Israel di Lebanon Selatan,” kata Fadli dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa, 31 Maret. Ia juga mendoakan pemulihan bagi personel yang terluka.

Menurut Fadli, para prajurit tersebut menjalankan mandat menjaga perdamaian dan melindungi warga sipil di tengah konflik. Kehilangan ini mengingatkan kalau misi perdamaian membutuhkan perlindungan penuh sesuai hukum internasional.

Ia menyoroti eskalasi konflik di Timur Tengah yang dinilai semakin memperluas dampak, tidak hanya bagi keselamatan warga sipil, tetapi juga terhadap keberadaan situs budaya dan warisan takbenda.

“Konflik bersenjata tidak hanya merusak bangunan, tetapi juga menggerus memori, identitas, dan nilai yang diwariskan lintas generasi,” ujarnya.

Fadli menegaskan pelindungan warisan budaya merupakan kewajiban moral dan hukum internasional, merujuk pada Konvensi Den Haag 1954. Ia mengingatkan, perusakan situs budaya akan memperdalam trauma sosial dan menghambat proses rekonsiliasi.

Kementerian Kebudayaan, lanjutnya, meminta semua pihak menghormati hukum humaniter internasional, melindungi personel penjaga perdamaian, serta mencegah serangan terhadap situs budaya, termasuk dari penjarahan dan vandalisme.

Indonesia juga mendukung upaya internasional, termasuk yang dilakukan UNESCO, dalam melindungi situs budaya di wilayah konflik.

Fadli menegaskan, hilangnya nyawa manusia dan hancurnya warisan budaya adalah luka besar bagi kemanusiaan. Indonesia, kata Menbud tetap berkomitmen pada perdamaian dan pelindungan warisan budaya sebagai bagian dari peradaban dunia.