Bagikan:

JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengisyaratkansekutu Amerika hanya akan campur tangan untuk memastikan pengiriman di Selat Hormuzbegitu Amerika menyelesaikan perang di Iran.

“Saya bertanya-tanya apa yang akan terjadi jika kami menyelesaikanapa yang tersisa dari Iran dan membiarkan negara-negara yang menggunakannya, bukan kami, bertanggung jawab atas apa yang disebut 'Selat'? Itu akan membuat beberapa sekutukami yang tidak responsif akan bergerak dan langsung bertindak," kata Trump di Truth Social dilansir ANTARA dari Sputnik, Kamis, 19 Maret.

Pada 28 Februari lalu, Amerika dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, hingga menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran kemudian membalasdengan menyerangwilayah Israel dan tempat fasilitas militer milik Amerikadi seluruh Timur Tengah.

Eskalasi seputar Iran telah menyebabkan penghentian lalu lintas di Selat Hormuz, yang merupakan jalur utama untuk pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global. Penghentian lalin itu berpengaruh terhadap ekspor dan produksi minyak di kawasan tersebut.

Awal Maret, Trump mendesak China, Prancis, Jepang, Korea Selatan, Inggris, dan negara lainnya untuk mengirim kapal ke Selat Hormuz. Jerman dan Prancis menolak permintaan tersebut.

Sementara itu, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni EropaKaja Kallasmenyatakan negara-negara Uni Eropa tidak siap untuk mengirim armada ke Selat Hormuz.