JAKARTA - Pemerintah memastikan selama periode libur panjang Idul Fitri dan Nyepi, rumah sakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap melayani tindakan darurat (emergency), dan pada tanggal 20-23 Maret jadwal layanan akan diatur ulangdengan fokus pada layanan kedaruratan.
"Selama liburan panjang inisesuai arahan dari Bapak Presiden, akan tetap beroperasi untuk tindakan-tindakanemergency. Jadi contohnya orang kena stroke, masuk ke IGD, IGD-nya harus beroperasi," kata Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dilansir ANTARA, Senin, 16 Maret.
Adapun pada tanggal 20-23 Maret, kata Menkes, jadwal akan diatur ulang sehingga tindakan yang diberikan pada periode itu difokuskan pada penanganan kedaruratan. Sementara itutindakan elektif atau rutin dipindahkan ke hari lain. Sebagai contoh, lanjut dia, pasien kanker yang membutuhkan 25 kali penyinaran dalam seminggu.
"Karena seminggu 25 kali, nah kita atur. Empat harinya kan libur, jadi kita geser ke depan, dan kita geser ke belakang. Yang pentingjadwal yang 25 kali penyinaran itu tetap harus dilakukan," kata Menkes Budi.
Dalam peninjauan bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) di RS Kanker Dharmais, MenkesBudi mengatakan ada sekitar 40 RS vertikal yang disiagakan untuk layanan tersebut selama libur panjang.
Menteri PAN-RB Rini Widyantini mengatakan layanan kesehatan adalah hal yang esensial. Oleh karena itu pihaknya memastikan layanan itu tetap jalan agar masyarakat tidak perlu khawatir.
BACA JUGA:
"Seperti kita ketahui, hari ini kita sudah mulaiwork from anywherebegitu, tetapi tentunya kita harus memastikan layanan-layanan kesehatan," kata Menteri PAN-RB Rini.
Dia menyebutkan RS Kanker Dharmais memiliki banyak pasiendan pihak RS juga telah melakukan berbagai inovasi meningkatkan layanan, seperti antrianonline. Rini berharap layanan dapat terus ditingkatkan dan diaplikasikan di RS-RS lainnya.
Menteri PAN-RB mengapresiasi Kemenkes dan RS Kanker Dharmais yang sudah mendedikasikan diriuntuk terap melayani kesehatan publik selama liburan.
"Masyarakat bisa menyampaikan survei kepuasan layanan dari rumah sakit ini. Bisa melalui lapor.go.id, atau SKM, Kita adabarcode-nya," ujar RiniWidyantini.