Bagikan:

JAKARTA - Sejumlah layanan bus Transjakarta mengalami penyesuaian operasional pada Senin pagi. Langkah ini diambil setelah curah hujan tinggi memicu genangan dan gangguan infrastruktur di beberapa jalur busway.

Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transjakarta Ayu Wardhani mengatakan penyesuaian dilakukan pada jam sibuk pagi untuk menjaga keamanan operasional serta kenyamanan penumpang.

"Sehubungan dengan dampak curah hujan tinggi yang menyisakan genangan serta kendala teknis di beberapa titik jalur, Transjakarta melakukan penyesuaian operasional di jam sibuk Senin pagi demi keamanan dan kenyamanan bersama," ujar Ayu dalam keterangannya, Senin, 9 Maret.

Penyesuaian terjadi pada sejumlah layanan Bus Rapid Transit (BRT). Rute 2A Pulogadung 1–Rawa Buaya dialihkan sementara karena jalur belum sepenuhnya aman dilalui bus.

Ayu menjelaskan, meski genangan mulai surut, sejumlah halte belum bisa melayani penumpang karena separator atau MCB di jalur busway berantakan.

"Meski genangan mulai surut, bus belum dapat melayani pelanggan di beberapa halte akibat banyaknya separator/MCB yang berantakan di jalur," kata Ayu.

Selain rute 2A, pengalihan juga diberlakukan pada rute 3 Kalideres–Monas serta rute 3F Kalideres–Gelora Bung Karno akibat kendala infrastruktur serupa di jalur busway.

Sementara itu, beberapa halte untuk sementara tidak melayani penumpang di kedua arah. Halte tersebut yakni Halte Taman Kota, Halte Jembatan Gantung, Halte Pulo Nangka, dan Halte Jembatan Baru.

Penyesuaian juga terjadi pada layanan Non-BRT dan integrasi. Rute 3E Sentraland Cengkareng–Puri Kembangan diperpendek sementara menjadi Sentraland–Jembatan Baru karena genangan sekitar 50 sentimeter di Simpang Kembangan menuju Sentraland.

Di layanan Mikrotrans, rute JAK.50 Kalideres–Puri Kembangan dihentikan sementara. Operasional rute ini terdampak genangan di sejumlah ruas jalan, mulai dari Jalan Raya Kresek, Jalan Palapa, Simpang Lampu Merah Puri Kembangan, Pasar Laris hingga Jalan Bojong Raya.

Transjakarta menyatakan petugas di lapangan masih melakukan penanganan agar jalur dapat kembali dilalui secara normal.

"Kami mengimbau pelanggan untuk tetap berhati-hati dan selalu memperbarui informasi rute secara berkala melalui aplikasi TJ: Transjakarta atau kanal media sosial resmi Transjakarta," ucapnya.