JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, seusai menghadiri Silaturahmi dan Diskusi Kebangsaan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa malam, menekankanpentingnya kesiapsiagaan nasional menyikapi dinamika perang global.
Muhaimin, di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, menyatakan pemerintah akan mengantisipasi berbagai dampak konflik, terutama terhadap ketahanan pangan, energi, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
"Mengenai situasi perang,insyaallahdengan kondisi kita, kita akan antisipasi pangan kita, energi kita, persatuan dan kesatuan kita, semuanyainsyaallah,"ujar Cak Imin, sapaan akrabnya, saat ditanya tentang topik seputar geopolitik global.
Muhaimin yang juga Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat di Kabinet Merah Putih, menyatakan pembahasan turut mencakup dampak konflik Timur Tengah terhadap berbagai kerja sama internasional, termasuk isu keanggotaan dalam forum-forum global.
Menurutnya, seluruh topik dibahas secara komprehensif dengan menempatkan kepentingan nasional sebagai prioritas utama.
Cak Imin juga merespons pertanyaan seputar posisi Indonesia dalam keanggotaan Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) bentukan Presiden Donald J. Trump.
Sebelumnya, Indonesia didaulat sebagai Wakil Komandan International Stabilization Force (ISF) atau pasukan stabilisasi Gaza dalam pertemuan perdana Board of Peace (BoP) di Washington DC, 19 Februari 2026.
BACA JUGA:
Menurut Muhaimin, kepentingan bangsa adalah yang paling utama dalam setiap aspek kerja sama internasional dengan negara manapun.
"Intinya yang paling utama adalah kepentingan nasional, kepentingan bangsa kita adalah yang paling utama dalam semua aspek kerja sama dengan siapa pun," katanya.
Saat ditanya, apakah Indonesia membuka opsi untuk keluar dari keanggotaan BoP, Muhaimin memilih bungkam dan bergegas menuju mobil dinasnya, meninggalkan kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.