JAKARTA - Polda Banten menyiapkan skema pengamanan dan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan Bandar Bakau Jaya (BBJ) Bojonegara.
Kapolda Banten IrjenHengki mengatakan langkah utama yang dilakukan adalah memastikan kesiapan sarana prasarana, sumber daya manusia, serta sistem pengaturan lalu lintas berbasis kondisi hijau, kuning, dan merah.
"Sistem pelaksanaan arus mudik diatur sedemikian rupa dengan skema kondisi hijau, kuningmaupun merah," katanya dilansir ANTARA, Rabu, 25 Februari.
Ia menjelaskanapabila terjadi cuaca buruk, ombakatau gelombang tinggi berdasarkan informasi BMKG, pihaknya akan memberlakukan poladelaying system.
"Dalam kondisi tersebut akan diberlakukan sistemdelaying system, artinya kendaraan akan dimasukkan ke kantong-kantong parkir yang berada di kilometer 43, kilometer 68, PT Wilmar, Indah Kiatmaupun PT Indonesia Merit di Bojonegara,"ujarnya.
Selain itu, kantong parkir di jalur lingkar selatan juga akan dimanfaatkan untuk mengurai kepadatan apabila terjadi gangguan cuaca.
BACA JUGA:
Untuk kondisi normal, pengaturan mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) lintas kementerian dan Korlantas Polri yang berlaku 13-29 Maret 2026.
"Dengan diberlakukannya SKB, pengaturan penyeberangan akan dilakukan khusus untuk kendaraan roda dua. Saat H-7, sepeda motor dan kendaraan golongan 5 dan 6B akan diarahkan ke Pelabuhan Ciwandan,"katanya.
Kemudian, kendaraan golongan 7, 8, dan 9 diarahkan ke Pelabuhan BBJ Bojonegara. Sedangkan pejalan kaki, bus, dan kendaraan pribadi tetap melalui Pelabuhan Merak.
Hengki menambahkandalam situasi kontingensi seperti banjir atau gelombang tinggi pada 19-22 Maret 2026 akan dilakukan koordinasi dengan KSOP dan ASDP untuk pengalihan arus.
"Terutama untuk kendaraan golongan 5 dan 6B serta roda dua, apabila terjadi kontingensi akan dialihkan ke Merak,"ujarnya.
Apel gelar pasukan Operasi Ketupat dijadwalkan pada 13 Maret 2026. Hengki menegaskan pengamanan mudik merupakan operasi kemanusiaan dengan fokus pelayanan dan keselamatan pemudik.