JAKARTA - Kapolda Papua Irjen Patrige Renwarin mengatakan Polda Papua siap membantu TNI AU mengamankan 11 lapangan terbang yang akan kembali beroperasi.
Sebelumnya Kementerian Perhubungan menutup 11 lapangan terbang di Tanah Papua sebagai dampak penembakan pesawat yang menewaskan pilot dan kopilotSmart Air di Korowai Batu.
"Polda Papua siap membantu TNI AU mengamankan lapter yang sebelumnya ditutup," kata Kapolda dilansir ANTARA, Selasa, 24 Februari.
Menurut Irjen Patrige, pengamanan lapangan terbang maupun bandara itu dilakukan TNI AU melalui Satgas Kopasgat dan Polri membantu mengamankan kamtibmas di wilayah itu.
"Mudah-mudahan 11 lapter yang sebelumnya ditutup, dapat dibuka kembali sehingga masyarakat mendapat pelayanan mengingat pesawat menjadi satu-satunya transportasi dari dan ke wilayah itu," sambungnya.
BACA JUGA:
Komandan Pangkalan Udara Silas Papare Marsma TNI Mokh. Mukhson mengatakan pihaknya telah merekomendasi 11 lapangan terbang yang sebelumnya ditutup agar dibuka dan beroperasi kembali.
"Kami siap mengamankan lapangan terbang yang sebelumnya ditutup setelah kasus penembakan terhadap pesawat Smart Air hingga menewaskan pilot dan kopilot di Korowai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan," ujarnya.
Menurut dia, rekomendasi dibukanya kembali operasional 11 lapangan terbang itu dilakukan dengan memberikan jaminan keamanan.