JAKARTA — Pemerintah mengakui kalau keluar dari miskin itu belum tentu aman. Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko mengatakan Presiden Prabowo Subianto menekankan, warga yang sudah terentaskan bisa kembali jatuh miskin bila penopang seperti koperasi dan kampung nelayan dibiarkan lemah.
“Orang yang sudah terentaskan itu bisa saja jatuh miskin kembali kalau kelembagaan seperti koperasi dan kampung nelayan tidak diperkuat,” kata Budiman di kompleks Istana Kepresidenan, Kamis, 12 Februari.
Budiman menyebut BP Taskin meminta program-program strategis Presiden tidak berjalan sendiri-sendiri. Ia mencontohkan makan bergizi gratis, kampung nelayan, program perumahan, dan program lain perlu disambungkan agar “berbicara satu sama lain” sebagai satu ekosistem.
BACA JUGA:
Ia mengaku sepakat dengan penekanan Presiden soal penguatan kelembagaan. Tetapi BP Taskin juga mendorong tuntutan berikutnya yaitu kampung nelayan dan koperasi harus kuat secara finansial, produktif, dan hasilnya terasa bagi anggota.
Budiman menyebut pertemuan terbatas waktu. Baru dua pihak yang menyampaikan langsung, yakni Kementerian Kelautan dan Perikanan serta BP Taskin. Presiden, katanya, menerima laporan dan akan memberi arahan lanjutan.
“Kita tunggu saja arahan dari beliau,” ujarnya.