JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertolak ke Amerika Serikat pekan depan untuk menghadiri rapat perdana Dewan Perdamaian atau Board of Peace di Washington D.C, Amerika Serikat.
Kunjungan strategis ini diklaim mengemban misi ganda, yakni memperjuangkan keadilan bagi Palestina di panggung global sekaligus menuntaskan negosiasi tarif dagang bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat.
Muncul isu mengenai kewajiban iuran keanggotaan sebesar satu miliar dolar AS (Rp16,7 T) yang disebut-sebut diambil dari APBN.
Indonesia juga mempersiapkan pengiriman lima hingga delapan ribu personel TNI ke Gaza. Kritik tajam datang dari berbagai pihak, mulai dari akademisi hingga organisasi masyarakat. Simak informasi selengkapnya di VOI.id.