JAKARTA - Kepolisian Malaysia melakukan penahanan selama empat hari terhadap sembilan suporter klub sepak bola Selangor FC atas dugaan menyalakkan flare atau suar jelang tim idolanya bertanding.
Awalnya kepolisian menahan mereka selama tiga hari sejak 2 Februari. Namun, aparat memperpanjang penahanan satu hari lagi dengan alasan kepentingan penyelidikan atas insiden tersebut.
Bernama melaporkan Rabu 4 Februari, perpanjangan penahanan itu telah disetujui Hakim Sharifah Amirda Shasha Amir Sharifuddin dan mulai berlaku hingga besok.
Dalam pengusutan insiden ini, Kepala polisi Terengganu Datuk Mohd Khairi Khairuddin mengatakan awalnya menahan 33 suporter pada Senin 2 Februari.
Menurutnya, penangkapan itu juga termasuk karena kepemilikan narkoba dengan hasil tes positif, dan menghalangi petugas selama keributan terjadi jelang Liga Malaysia antara Terengganu FC menjamu Selangor FC di Stadion Sultan Mizan Zainal Abidin di Kuala Nerus pada Minggu 1 Februari malam.
Atas adanya insiden ini, Sultan Selangor, Sultan Sharafuddin Idris Shah, telah menyampaikan penyesalan dan kekecewaan yang mendalam.
Sebagai pelindung Selangor FC, Sultan Sharafuddin mengaku tidak menyetujui tindakan premanisme dan hooliganisme di kalangan pendukung sepak bola.