Bagikan:

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada hari ini. Dugaannya operasi senyap tersebut berkaitan dengan restitusi pajak.

"(OTT, red) restitusi pajak," kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto kepada wartawan dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 4 Februari.

Meski begitu, Fitroh belum memerinci siapa saja pihak yang terjaring dalam operasi senyap tersebut. Sementara itu, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebut tim masih melaksanakan tugasnya.

"Tim masih di lapangan. Nanti kami update," tegas Budi dalam keterangan terpisah.

Selain di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, KPK juga menggelar operasi senyap di Jakarta. Tim dikabarkan menjerat pejabat Bea Cukai pusat.

Adapun ini merupakan OTT keempat dan kelima KPK pada 2026. Operasi senyap pertama KPK tahun ini menjerat Pejabat Pajak di KPP Madya Jakarta Utara, OTT kedua terkait Wali Kota Madiun, Maidi, dan terakhir terhadap Bupati Pati Sudewo.

Setelah OTT dilaksanakan, tim KPK punya waktu 1x24 jam untuk melakukan pemeriksaan. Pengumuman tersangka bakal disampaikan melalui konferensi pers yang dilanjutkan dengan penahanan.