Bagikan:

JAKARTA - Kremlin mengatakan pada Hari Senin, pembicaraan trilateral antara negosiator Rusia dan Ukraina yang dimediasi Amerika Serikat berlangsung dalam "semangat konstruktif" tetapi masih ada "pekerjaan signifikan yang harus dilakukan."

"Akan menjadi kesalahan untuk mengharapkan hasil yang signifikan dari kontak awal. Tetapi fakta bahwa kontak ini telah dimulai dalam semangat konstruktif dapat dilihat secara positif. Namun, masih ada pekerjaan signifikan yang harus dilakukan," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, melansir Al Arabiya dari AFP (27/1).

Pertemuan trilateral yang berlangsung pada Jumat dan Sabtu pekan lalu di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, merupakan yang pertama kalinya membicarakan rencana yang didorong oleh Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri perang yang hampir empat tahun lamanya.

"Saya tidak akan mengatakan ada keramahan di sana, itu hampir tidak mungkin pada tahap ini," kata Peskov.

"Tetapi jika Anda mencoba mencapai sesuatu melalui negosiasi, Anda perlu berbicara secara konstruktif," tambahnya.

Rencananya, putaran selanjutnya dari pembicaraan trilateral diperkirakan akan berlangsung pada 1 Februari, kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam pidato Senin malam.

"Akan lebih baik jika pertemuan ini dapat dimajukan," tambahnya.

Presiden Zelensky mengatakan, Ia mengharapkan "hasil nyata" dari putaran pembicaraan selanjutnya, dan bahwa Rusia tidak boleh menggunakannya sebagai taktik penundaan untuk menghindari sanksi baru dari Barat.