Bagikan:

TANJUNG SELOR – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara mendukung penuh program Sekolah Rakyat. Hal ini sebagai solusi pemerataan akses pendidikan, khususnya bagi masyarakat di wilayah terpencil, terdepan, dan terluar (3T).

Pernyataan tersebut disampaikan Ingkong usai menghadiri peresmian Sekolah Rakyat Terintegrasi (STR) 9 Banjarbaru yang digelar di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan (BBPPK) Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin 12 Januari.

"Kehadiran Sekolah Rakyat sangat relevan dengan kondisi Kaltara sebagai provinsi perbatasan yang masih menghadapi tantangan pemerataan layanan pendidikan," kata Ingkong Ala.

Menurutnya, Sekolah Rakyat menjadi solusi strategis untuk menjangkau anak-anak dari keluarga prasejahtera serta masyarakat di wilayah 3T.

“Sekolah Rakyat di Kaltara diharapkan mampu membuka akses pendidikan yang lebih luas dan merata, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah perbatasan,” ungkap Ingkong.

Ia menegaskan, pemerintah daerah di Kaltara siap mendukung implementasi Sekolah Rakyat mulai dari penyediaan sarana dan prasarana, dukungan tenaga pendidik, maupun penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan masyarakat.

“Dengan hadirnya Sekolah Rakyat, diharapkan angka partisipasi sekolah dapat meningkat dan kesenjangan pendidikan antarwilayah dapat ditekan,” kata dia.