Bagikan:

JAKARTA - Konsulat Republik Indonesia (KRI) Songkhla menggelar Sosialisasi dan Pemulihan Kesehatan Mental Pasca Bencana Alam bagi Warga Negara Indonesia (WNI) di selatan Thailand.

Kegiatan yang digelar pada akhir pekan lalu ini diikuti puluhan WNI yang tinggal di wilayah kerja KRI Songkhla, khususnya di lima provinsi paling selatan Thailand yang terdampak banjir besar pada November lalu.

Konsul RI di Songkhla Winardi Hanafi Lucky mengatakan, perhatian terhadap kesehatan mental merupakan bagian penting dari respons pasca bencana.

"Bencana alam tidak hanya meninggalkan dampak fisik, tetapi juga tekanan psikologis yang tidak jarang luput dari perhatian. Melalui kegiatan ini, KRI Songkhla ingin memastikan WNI terdampak memperoleh pemahaman dan dukungan yang dibutuhkan untuk pulih secara menyeluruh," jelas Konsul Lucky dalam keterangannya, seperti dikutip Selasa (23/12).

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai dampak bencana alam terhadap kesehatan mental, termasuk stres, kecemasan, dan trauma, serta mengenalkan langkah-langkah pemulihan yang dapat dilakukan oleh para penyintas.

info grafirs wni di songkhla
Info grafis WNI yang terdampak banjir di selatan Thailan. (Sumber: KRI Songkhla)

Peserta juga dibekali strategi pengelolaan emosi, pentingnya dukungan sosial, serta akses terhadap bantuan profesional apabila dibutuhkan.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan berbagi kisah dan pengalaman antar peserta. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif dalam menyampaikan kondisi yang mereka alami pasca banjir, sekaligus saling memberikan dukungan moral.

Melalui program ini, KRI Songkhla berharap WNI di wilayah terdampak bencana semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan mental serta tidak ragu untuk mencari bantuan, dan tetap meningkatkan kewaspadaan bencana.

KRI Songkhla menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pendampingan dan perlindungan bagi WNI di wilayah kerjanya.

Saat bencana banjir November lalu, tidak tercatat adanya korban jiwa dan KRI Songkhla telah berhasil menangani sedikitnya 341 WNI yang terdampak.

Bagi WNI yang membutuhkan informasi atau pendampingan lebih lanjut, KRI Songkhla dapat dihubungi melalui hotline +66 818 978 350.