JAKARTA - Konsulat Republik Indonesia (KRI) Songkhla berpartisipasi pada Thailand Boat Festival 2026 yang diselenggarakan oleh Thai Cruises Business Association (TCBA), dengan dukungan Tourism Authority of Thailand (TAT), di Phuket Boat Lagoon Marina, Thailand.
Keikutsertaan KRI Songkhla dalam kegiatan yang digelar pada 15–18 Januari 2026 ini dilakukan sebagai wakil Pemerintah Indonesia dalam kerangka kerja sama Indonesia–Malaysia Thailand Growth Triangle (IMT-GT).
Thailand Boat Festival 2026 menjadi ajang strategis bagi negara-negara anggota IMT-GT untuk memperkuat sinergi pengembangan yacht tourism dan marina yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan ini, Delegasi Indonesia mempromosikan potensi Indonesia sebagai destinasi wisata pesiar unggulan, didukung kekayaan bahari, letak strategis jalur pelayaran, serta peluang pengembangan marina yang terintegrasi dengan pariwisata berbasis masyarakat.
"Partisipasi Indonesia dalam Thailand Boat Festival ini mencerminkan komitmen untuk memperkuat kerja sama pariwisata kawasan IMT-GT, khususnya di sektor wisata bahari," ujar Konsul Republik Indonesia di Songkhla, Winardi H. Lucky dalam keterangan tertulis KRI Songkhla, Kamis (22/1).
Ia menambahkan, pengembangan yacht dan marina tourism membutuhkan kolaborasi lintas negara dan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan.
"Sinergi antara pemerintah, BUMN, pelaku usaha dan masyarakat lokal menjadi kunci agar manfaat pariwisata dapat dirasakan secara berkelanjutan," katanya.
Melalui forum ini, para pemangku kepentingan pariwisata maritim kawasan membahas peluang peningkatan konektivitas pesiar serta pengembangan destinasi wisata bahari yang berdaya saing dan inklusif.
Delegasi Indonesia pada kegiatan tersebut termasuk PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) serta PT. MDI (Marina Development Indonesia), yang turut menyampaikan paparan pada sesi panel discussion mengenai pengembangan Yacht & Marina Tourism di Indonesia.
Sementara itu, sesi diskusi panel dihadiri oleh perwakilan Center for IMT-GT, Ministry of Tourism, Arts, and Culture Malaysia, Tourism Authority of Thailand, Thai Cruises Business Association, serta instansi terkait lainnya.
BACA JUGA:
Diskusi menyoroti tantangan bersama, antara lain keterbatasan kapasitas homeport dan kebutuhan peningkatan fasilitas pendukung di negara-negara anggota IMT-GT.
Selain sesi utama, delegasi Indonesia mengikuti Morning Talk Session terkait capaian Visit IMT-GT 2023–2025, serta melakukan site visits ke destinasi Community-Based Tourism (CBT) wellness
tourism di Phuket.
Program-program tersebut dinilai relevan untuk diadaptasi di Indonesia sesuai karakter alam dan potensi lokal.