Bagikan:

JAKARTA - Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya mengusulkan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) untuk memberikan penghargaan kepada aktivis sekaligus konten kreator, Ferry Irwandi, atas aksi tanggap darurat bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Menurutnya, aksi Ferry sebagai warga negara telah mencerminkan nilai-nilai Pancasila.

“Mari kita menjadi bangsa yang pemaaf. Kemudian menjadi bangsa yang tidak pelit memberikan apresiasi. Salah satunya kepada Ferry Irwandi,” ujar Willy kepada wartawan, Senin, 15 Desember.

Legislator NasDem dari Dapil Jawa Timur itu menilai, penggalangan dana untuk tanggap darurat yang dilakukan Ferry patut diapresiasi. Apalagi, kata Willy, Ferry menyalurkan bantuan tersebut secara transparan ke para korban bencana. 

"Aksi Ferry adalah pencerminan dari nilai Gotong Royong yang ada dalam Pancasila," kata Willy. 

Selain Ferry, Willy menilai, BPIP bisa memilih figur-figur yang bisa merepresentasikan nilai-nilai pancasila dari berbagai sektor. Seperti polisi, tentara, bidan, dokter, guru, birokrat, aparatur sipil negara, pekerja swasta, atau aktivis.

Menurut pimpinan komisi HAM itu, penghargaan-penghargaan tersebut merupakan cara BPIP memperlihatkan contoh hidup dari Pancasila itu. Dengan begitu, kata Willy, BPIP bisa berperan sebagai katalisator untuk perubahan struktural, kultural, dan natural. 

"Pancasila adalah pelumas untuk perubahan struktural, kultural, dan natural sekaligus. Pancasila jangan ditempatkan di tempat yang sunyi, tak terjamah. Pancasila adalah keseharian kita semua, jangan mau dijebak dalam narasi besar. Pancasila adalah hal-hal sederhana, kecil-kecil, yang ada di sekeliling kita," katanya.