Bagikan:

TERNATE – Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, melaporkan Gunung Ibu kembali erupsi pada Kamis, 11 Desember, dengan semburan abu vulkanik setinggi sekitar 400 meter di atas puncak.

“Erupsi terjadi sekitar pukul 10.22 WIT dengan tinggi kolom abu teramati mencapai 400 meter di atas puncak,” kata Petugas PGA Ibu Darso, dalam keterangan tertulis yang diterima di Ternate, Antara, Kamis, 11 Desember.

Kolom abu tampak berwarna kelabu dengan intensitas sedang dan cenderung bergerak ke arah timur.

“Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi sekitar 44 detik,” ujarnya.

Saat ini, gunung api dengan ketinggian 1.325 meter dari permukaan laut itu berada pada status Level II atau Waspada.

Masyarakat di sekitar Gunung Ibu, termasuk pengunjung maupun wisatawan, diminta tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah, serta pada area sektoral hingga 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara.

“Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan masker dan kacamata untuk menghindari paparan abu,” kata Darso.

Ia juga mengimbau masyarakat agar menjaga kondusivitas, tidak menyebarkan informasi bohong, dan tidak terpancing isu yang tidak jelas sumbernya. “Masyarakat agar selalu mengikuti arahan pemerintah daerah,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat juga diminta terus berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) maupun Pos Pengamatan Gunung Ibu di Desa Gam Ici, Kecamatan Ibu, untuk mendapatkan informasi langsung terkait aktivitas gunung.