Bagikan:

 

JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Nasional (Persero) atau PLN memastikan sistem kelistrikan di Sumatra Utara (Sumut) telah pulih 100 persen setelah banjir bandang dan longsor yang melanda sejak 25 November 2025.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumut, Mundhakir, mengatakan pemulihan dilakukan dengan mengedepankan aspek keselamatan, kecepatan, dan ketepatan. Total 949 personel dikerahkan untuk menjangkau seluruh titik terdampak, termasuk wilayah yang sulit diakses.

Mundhakir mengatakan Kecamatan Sorkam dan Kabupaten Tapanuli Tengah menjadi wilayah terakhir yang kembali menyala pada Minggu, 7 Desember 2025.

“Banyak titik hanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki sambil membawa material berat. Petugas harus menyusuri tebing, jalur berlumpur, hingga wilayah terisolasi. Dedikasi inilah yang memungkinkan kami menuntaskan pemulihan ini,” tuturnya dikutip dari keterangan resmi, Minggu, 7 Desember.

Mundhakir mengungkapkan 103 penyulang yang sebelumnya terdampak kini telah kembali beroperasi sepenuhnya. Dia juga memastikan seluruh pelanggan di wilayah terisolir akan segera menyala secara bertahap.

“Rampungnya pemulihan ini bukan hanya keberhasilan teknis, tetapi bukti bahwa kolaborasi lintas pihak mampu menembus medan tersulit,” ujar Mundhakir.

Sementara itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan bahwa pemulihan kelistrikan di Provinsi Aceh telah mencapai 93 persen hingga Minggu malam, 7 Desember.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengatakan sebagian besar aliran listrik di Aceh kini telah kembali normal menggunakan tegangan tinggi. Sebelumnya, sejumlah wilayah masih mengandalkan tegangan rendah.

“InsyaAllah malam ini semuanya sudah bisa normal. Dan kita sudah memakai gardu induk. Sekarang kan sebagian masih memakai tegangan rendah. Tapi mulai malam ini, insya Allah kita semua sudah pakai tegangan tinggi semua,” ujar Bahlil dalam keterangan resmi.

Sekadar informasi, dari total 323 penyulang yang terdampak, 197 di antaranya sudah menyala. Sementara untuk gardu distribusi, dari 14.916 yang terdampak, 10.837 sudah beroperasi normal.

Sedangkan dari 374,1 Megawatt (MW) beban listrik yang terdampak, sudah pulih 254,22 MW. Kemudian, dari 1.519.999 pelanggan terdampak bencana, 1.061.106 di antaranya susah menikmati listrik kembali.

PT PLN (Persero) juga mengirim sejumlah genset untuk membantu pemulihan listrik sementara, ke wilayah Kabupaten Takengon Aceh Tengah, Aceh Tamiang, dan Bener Meriah, dengan prioritas penggunaan untuk Rumah Sakit dan penyaluran air bersih.