JAKARTA – Seorang pria bernama SM (56), yang diketahui merupakan mandor proyek, ditemukan tewas setelah tertimbun reruntuhan bangunan bekas sekolah di Perumahan Bukit Gading Mediterania, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Jasad korban berhasil dievakuasi oleh Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) setelah proses pencarian intensif yang berlangsung hingga Kamis (4/12) malam.
Kasiops Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, mengonfirmasi selesainya operasi. "Proses evakuasi selesai dilakukan dan jasad berhasil dievakuasi pukul 22.34 WIB," kata Gatot.
Evakuasi dilakukan oleh 54 personel tim gabungan yang memulai pencarian sejak laporan diterima sekitar pukul 12.42 WIB. Setelah dievakuasi, jasad korban diserahkan kepada Tim Inafis Polri untuk dibawa ke RS Polri Kramat Jati.
Kronologi Kejadian dan Status Bangunan
Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Seto Handoko Putra, menjelaskan bahwa insiden ambruknya bangunan tiga lantai bekas sekolah Rising Star Institute terjadi pada Kamis siang.
"Kejadian ini terjadi sekitar pukul 12.36 WIB dan kami mendapatkan laporan dari warga ada bangunan roboh dan satu orang tertimpa runtuhan bangunan," jelas Kompol Seto, dikutip dari ANTARA, Jumat, 5 November.
BACA JUGA:
Kompol Seto menambahkan, bangunan yang roboh tersebut sedang dalam proses renovasi dan perataan. Proyek perataan ini dilakukan atas perintah pengembang Agung Podomoro Land (APL) untuk mengubah lahan menjadi kavling. Pengerjaan proyek diserahkan kepada mandor secara perorangan.
Korban SM dan saksi SR diketahui merupakan mandor yang bertanggung jawab dalam proyek renovasi tersebut. Polisi saat ini masih mendalami penyebab pasti ambruknya bangunan yang menewaskan salah satu mandor proyek tersebut.