Bagikan:

JAKARTA - Kepala Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina, Rustem Umerov, tiba di Istanbul, Turki, untuk kembali membahas pertukaran tawanan perang dengan Rusia.

"Saat ini, saya akan bekerja di Turki dan Timur Tengah untuk membuka blokir proses pertukaran. Sudah ada kesepakatan, dan kita perlu melaksanakannya," ujar Umerov melalui Telegram dilansir ANTARA dari Anadolu, Rabu, 12 November.

Menurut Umerov, pertemuan dijadwalkan di Turki untuk membahas dimulainya kembali pertukaran. Ia tidak merinci siapa saja yang akan berpartisipasi dalam pertemuan tersebut.

Pada putaran terakhir atau ketiga perundingan langsung di Istanbul, yang berlangsung pada 23 Juli, Rusia dan Ukraina menyepakati pertukaran tawanan perang dan warga sipil.

Selain itu, Moskow telah mengusulkan kepada Kiev untuk membentuk tiga kelompok yang akan bekerja secara daring dalam isu-isu politik, kemanusiaan, dan militer. Namun, Kremlin menyatakan belum menerima tanggapan atas usulan ini.

Selain Turki, Uni Emirat Arab dan juga Arab Saudi serta Qatar menjadi penengah pertukaran kemanusiaan antara Rusia dan Ukraina.