JAKARTA - Ukraina mengatakan telah menerima 1.000 jenazah dari Rusia. Ribuan jenazah itu menurut Rusia adalah tentara Ukraina yang tewas dalam pertempuran melawan militernya.
Pertukaran tawanan perang dan jenazah tentara yang tewas adalah salah satu dari sedikit kesepakatan yang tersisa antara Ukraina-Rusia sejak perang dimulai Februari 2022.
“Hari ini, kegiatan repatriasi telah berlangsung. 1.003 jenazah, yang menurut pihak Rusia adalah milik prajurit Ukraina, telah dikembalikan ke Ukraina,” kata Markas Besar Koordinasi Kyiv untuk Penanganan Tawanan Perang, dalam sebuah pernyataan di media sosial, Jumat 19 Desember, dikutip dari AFP.
Pemimpin delegasi Rusia untuk perundingan damai dengan Ukraina, Vladimir Medinsky, mengkonfirmasi pertukaran jenazah tersebutdengan menulis di Telegram bahwa pihak Rusia juga telah menerima 26 jenazah dari Ukraina.
Medinsky mengatakan pertukaran tersebut dimungkinkan sebagai bagian dari kesepakatan yang dibuat antara delegasi Ukraina dan Rusia di Istanbul awal tahun ini.
Puluhan ribu tentara dari kedua belah pihak telah tewas sejak Rusia melakukan invasi, meskipun kedua pihak tidak secara rutin mempublikasikan data tentang korban jiwa mereka sendiri.