Bagikan:

JAKARTA - Seorang pengemudi mobil menabrak pejalan kaki dan pesepeda di Pulau Oleron, Prancis, di lepas pantai Atlantik. Kecelakaan mengakibatkan beberapa orang terluka.

Tersangka berusia 35 tahun itu berteriak "Allahu Akbar" saat ditangkap polisi, ujar jaksa setempat, Arnaud Laraize, kepada surat kabar Sud Ouest.

Media Prancis melaporkan motif serangan masih belum jelas dan kejaksaan antiterorisme tidak bertanggung jawab atas penyelidikan pada tahap ini.

Dilansir Reuters, Rabu, 5 November, sembilan orang terluka ketika mobil tersangka menabrak mereka di berbagai wilayah Pulau Oleron, ungkap Wali Kota Dolus-d'Oleron, Thibault Brechkoff, kepada BFM TV.

Nunez mengatakan dua dari korban luka berada di ruang perawatan intensif - beberapa media Prancis kemudian melaporkan bahwa empat dari mereka mengalami hal yang sama.

Surat kabar Le Parisien mengatakan para penyidik ​​sedang menyelidiki kemungkinan tersangka mengalami gangguan mental.

Pria itu sebelumnya dikenal polisi karena kejahatan ringan termasuk mengemudi dalam keadaan mabuk, serta pelanggaran terkait narkoba, lapor surat kabar lokal Charente Libre dan media Prancis lainnya, mengutip Wali Kota Saint-Pierre d'Oleron, Christophe Sueur.

Surat kabar Charente Libre menyebut tersangka sebagai "Jacques G" dan menyatakan ia warga negara Prancis. Surat kabar tersebut tidak menyebutkan sumbernya.