JAKARTA - Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Fajar Sauri menyebut warga Jakarta bisa melaporkan pohon tumbang atau berpotensi tumbang langsung ke Posko Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta di Jalan Aipda KS Tubun, Jakarta Pusat, atau melalui petugas siaga di nomor telepon 0857-7388-5599.
Layanan ini dibuka sebagai respons cepat Pemprov DKI menghadapi cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi yang kembali mengguyur ibu kota.
Fajar mengatakan, pihaknya telah memperkuat kesiapsiagaan dengan membentuk posko penanganan pohon tumbang di tingkat kecamatan, kota, hingga provinsi. Posko ini dilengkapi dengan petugas lapangan Satuan Pelaksana Pertamanan dan Hutan Kota yang siaga setiap saat.
“Melalui langkah-langkah ini, Distamhut DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk meningkatkan pengawasan, perawatan, dan peremajaan pohon di seluruh wilayah, demi keselamatan dan kenyamanan warga Jakarta di musim hujan tahun ini," kata Fajar dalam keterangannya, Minggu, 2 Oktober.
Selain menyiagakan posko, Pemprov DKI juga mempercepat program peremajaan pohon berisiko tumbang, terutama di jalur hijau, median jalan, dan area publik lain yang rawan terdampak cuaca ekstrem.
"Pohon-pohon tua yang dinilai memiliki risiko tumbang akan diganti dengan pohon baru yang lebih sesuai dengan kondisi lingkungan perkotaan, yaitu memiliki akar lebih kuat, tajuk ringan, dan tahan terhadap terpaan angin kencang. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama memasuki puncak musim hujan," tutur Fajar.
Hingga Oktober 2025, Distamhut mencatat 62.161 pohon telah dilakukan penopingan rutin di berbagai titik ruang terbuka hijau (RTH) di lima wilayah kota. Selain itu, 5.722 pohon telah diperiksa kesehatannya, mulai dari akar, batang, hingga kemiringan dan lebar tajuk.
Pemantauan dilakukan lebih intensif di Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat, dua wilayah dengan banyak pohon tua yang rawan tumbang saat hujan deras disertai angin kencang.
"Penopingan itu dilakukan setiap hari. Namun, jika cuaca mendung dan mulai hujan, pasukan kami langsung bergerak mobile ke lokasi rawan tumbang untuk memastikan keamanan di lapangan," jelasnya.
BACA JUGA:
Lebih lanjut, Fajar juga mengingatkan masyarakat agar tidak berteduh di bawah pohon saat hujan lebat atau angin kencang. Peringatan ini disampaikan menyusul dua insiden pohon tumbang yang menewaskan dua orang dalam lima hari terakhir di Jakarta.
"Kami minta masyarakat lebih waspada. Saat hujan, hindari berteduh atau melintas di bawah pohon tua atau rindang. Lebih baik menunggu di tempat yang aman sampai kondisi reda," pungkasnya.