JAKARTA - Jumlah korban tewas di Rio de Janeiro Brasil dalam operasi penggerebekan berdarah kepolisian melonjak menjadi 132 orang.
Penggerebekan ini dilakukan terhadap para pengedar narkoba di kota itu pada Selasa, 28 Oktober.
"Pembaruan terbaru adalah 132 orang tewas," kata badan publik yang menyediakan bantuan hukum bagi masyarakat miskin tersebut pada Rabu, 29 Oktober dilansir Al Jazeera.
Para pelayat berkumpul di jalan-jalan Rio de Janeiro dekat lokasi operasi saat jenazah-jenazah dibaringkan di jalan.
Gubernur negara bagian Rio, Claudio Castro, menyebutkan jumlah korban tewas sekitar 60 orang pada Rabu, tetapi memperingatkan angka sebenarnya kemungkinan lebih tinggi karena lebih banyak jenazah dibawa ke kamar mayat, tempat penghitungan korban tewas.
Favela di Rio adalah permukiman miskin dan padat penduduk yang terjalin di antara perbukitan pesisir kota. Asap mengepul pada Selasa pagi ketika kelompok geng membakar mobil untuk memperlambat laju kendaraan lapis baja, sementara rentetan tembakan terdengar.
Dilansir Reuters, polisi merilis video yang menunjukkan para tersangka menggunakan drone bersenjata granat untuk menyerang polisi. Rekaman itu juga menunjukkan orang-orang bersenjata melarikan diri ke area hutan di dekat lokasi operasi.
BACA JUGA:
Setelah pertempuran sengit mereda, seorang jurnalis Reuters melihat polisi dari unit operasi khusus mengumpulkan puluhan pria bertelanjang dada. Anggota keluarga yang terisak-isak berkumpul di luar rumah sakit umum untuk merawat mereka yang terluka.
Pemerintah negara bagian Rio menyebut operasi pada Selasa sebagai operasi terbesar yang pernah menargetkan geng Comando Vermelho.
Menteri Kehakiman Ricardo Lewandowski mengatakan pemerintah federal belum menerima permintaan dukungan dari otoritas negara bagian sebelum operasi "berdarah" tersebut.
Minggu depan, Rio akan menjadi tuan rumah KTT global C40 para wali kota yang membahas perubahan iklim dan Earthshot Prize dari Pangeran William, yang akan menampilkan selebritas termasuk bintang pop Kylie Minogue dan juara dunia Formula Satu empat kali Sebastian Vettel.
Program ini merupakan bagian dari persiapan COP30, KTT iklim PBB yang diselenggarakan di kota Belem, Amazon, dari 10 hingga 21 November.