YOGYAKARTA - Apa itu artesian water? Pertanyaan ini sering kali muncul di pikiran konsumen yang semakin peduli dengan kualitas air minum yang mereka konsumsi. Artesian water adalah air tanah yang muncul ke permukaan dengan sendirinya, tanpa memerlukan pompa. Hal ini terjadi berkat tekanan alami dari dalam bumi yang mendorong air keluar ke permukaan.
Fenomena terbentuknya artesian water terjadi ketika air terperangkap dalam akuifer, yaitu lapisan tanah atau batuan berpori yang dilapisi oleh lapisan batuan kedap air. Tekanan dari air yang terperangkap ini menyebabkan air terdorong ke atas, mengalir keluar melalui sumur atau celah di permukaan tanah, tanpa bantuan alat seperti pompa.
Apa Itu Artesian Water? Berikut Asal Usul Nama dan Proses Terbentuknya
Istilah "artesian" berasal dari wilayah Artois di Prancis, tempat para biarawan Carthusian pertama kali menggali sumur artesis pada abad ke-12. Proses terbentuknya sumur artesis dimulai ketika air hujan meresap ke dalam lapisan batuan berpori seperti pasir atau batu kapur, kemudian terperangkap di antara dua lapisan batuan kedap air. Tekanan dari air yang terus masuk tanpa bisa keluar menyebabkan air terdorong ke atas melalui sumur yang dibor, bahkan tanpa bantuan pompa.
Perbedaan Artesian Water dan Spring Water
Meskipun keduanya berasal dari air tanah, artesian water memiliki ciri khas yaitu tekanan alami yang mendorong air ke permukaan tanpa pompa. Sebaliknya, spring water mengacu pada air yang muncul ke permukaan secara alami, namun tidak selalu didorong oleh tekanan internal. Dengan kata lain, semua artesian water adalah spring water, tetapi tidak semua spring water adalah artesian water.
Manfaat Kesehatan dari Artesian Water
Artesian water dikenal karena proses filtrasi alaminya saat meresap melalui lapisan batuan, yang dapat menghilangkan partikel besar dan sedimen. Selain itu, air ini juga mengandung mineral alami seperti kalsium, magnesium, dan elektrolit yang bermanfaat bagi tubuh. Beberapa produk air minum kemasan, seperti Jiwater, memanfaatkan sumber artesian water dan mengklaim bahwa air ini membantu menjaga hidrasi tubuh, mendukung kesehatan kulit, dan memberikan sensasi kesegaran yang ringan.
Keberadaan dan Contoh Sumber Artesian Water
Salah satu contoh terbesar dan terdalam dari sumber artesian water adalah Great Artesian Basin di Australia, yang mencakup lebih dari 1,7 juta km² dan diperkirakan mengandung sekitar 64.900 km³ air tanah. Di Indonesia, meskipun tidak sebesar di Australia, terdapat beberapa sumber artesian water yang dimanfaatkan untuk kebutuhan domestik dan industri.
Apakah Artesian Water Aman untuk Diminum?
Secara umum, artesian water aman untuk diminum karena telah melalui proses filtrasi alami. Namun, untuk memastikan kualitasnya, penting untuk melakukan uji laboratorium guna mendeteksi kemungkinan kontaminan seperti logam berat atau mikroorganisme. Beberapa sumber artesian water, seperti di Salt Lake City, secara rutin diuji untuk memastikan keamanannya bagi konsumen.
BACA JUGA:
Apa itu artesian water? Artesian water adalah sumber air alami yang muncul ke permukaan tanpa bantuan pompa, berkat tekanan internal dari dalam bumi. Dengan proses filtrasi alami dan kandungan mineral yang bermanfaat, air ini menjadi pilihan yang menarik bagi mereka yang peduli dengan kualitas air minum. Namun, selalu pastikan untuk memeriksa kualitas dan keamanan air sebelum mengonsumsinya. Selain itu tahukah Anda tentang Jiwater Hadirkan Air Mineral Teknologi Jepang?
Dengan pemahaman ini, Anda dapat membuat keputusan yang lebih informasi mengenai pilihan air minum yang terbaik untuk kesehatan dan kebutuhan Anda.
Jadi setelah mengetahui apa itu artesian water, simak berita menarik lainnya di VOI.ID, saatnya merevolusi pemberitaan!