JAKARTA - Perdebatan yang terjadi saat petugas imigrasi melakukan interogasi terhadap wanita yang mengaku berasal dari Ukraina tersebut, sempat mengundang perhatian warga di kawasan pertokoan Pademangan, Jakarta Utara pada Senin, 20 Oktober, siang.
Wanita itu terus memberikan perlawanan dengan beradu argumen bersama petugas. Dia mengaku sebelumnya tinggal bersama rekan bisnisnya yang merupakan WN Yordania.
"Saya penjamin visa bisnis UK. (sebelumnya) Tinggal sama rekan bisnis orang Yordan, bisnis parfum. Tinggal sudah 1 tahun di hotel JNB," dalih wanita tersebut.
Kendati demikian, wanita yang mengaku sebagai WN Ukraina tersebut terus bersikukuh dan tak dapat mengeluarkan identitas resmi dirinya.
"Saya dilengkapi secret visa," ucapnya.
Kejadian tersebut sempat mengundang perhatian warga dan karyawan sekitar pertokoan sehingga terus berkerumun. Mereka mengamati situasi yang terjadi di pertokoan tersebut.
BACA JUGA:
Namun setelah lama berdebat dan mengecek berkas wanita tersebut, petugas imigrasi tak dapat memastikan bahwa wanita tersebut adalah warga negara asing (WNA).
Bahkan petugas menduga wanita itu bukanlah WNA. Pasalnya, dari keterangan wanita tersebut tidak ada yang menguatkan jika dia adalah WNA. Sehingga wanita itu tidak dilakukan pengamanan oleh pihak imigrasi.
Bahkan percakapan tersebut semakin melantur. Wanita itu terus berbicara "ngawur".
Sementara berdasarkan informasi warga sekitar, wanita itu sempat mengaku sebagai WN Ukraina.
Dia tinggal menggelandang di sebuah pos keamanan pertokoan kawasan Pademangan, Jakarta Utara yang berukuran 1x2 meter selama 7 hari.