JAKARTA – Merek nutrisi asal Australia, Perdays, resmi menjalin kemitraan strategis dengan Halodoc untuk menghadirkan solusi suplemen zat besi berbasis ilmiah bagi perempuan Indonesia. Langkah ini diambil menyusul tingginya prevalensi Anemia Defisiensi Besi (Iron Deficiency Anemia/IDA) di tanah air. Berdasarkan data Riskesdas 2018, sekitar 48,9 persen perempuan usia subur di Indonesia mengalami anemia, sebagian besar akibat kekurangan zat besi.
Mengutip keterangan resminya, Sabtu, 11 Oktober, kolaborasi ini disebut bertujuan membantu perempuan di berbagai tahap kehidupan, mulai dari remaja, pekerja muda, hingga ibu hamil, mendapatkan akses mudah terhadap suplemen zat besi yang aman dan efektif melalui platform Halodoc. Dengan memadukan teknologi layanan kesehatan digital dan riset nutrisi presisi dari Perdays, inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan keseimbangan antara kesehatan, energi, dan kecantikan wanita modern.
Produk unggulan Perdays Iron II Glycinate + Vitamin C diklaim memiliki tingkat penyerapan tinggi serta lembut di perut, sehingga cocok digunakan jangka panjang tanpa efek samping seperti mual atau sembelit. Kombinasi dengan vitamin C disebut mampu meningkatkan penyerapan hingga empat kali lipat, membantu menjaga energi, sistem imun, serta kesehatan kulit dan rambut.
BACA JUGA:
Selama masa kehamilan dan menyusui, kebutuhan zat besi perempuan meningkat hampir dua kali lipat. Kekurangan zat besi pada periode ini dapat memperlambat pemulihan ibu dan memengaruhi perkembangan bayi. Formula ringan milik Perdays dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan tersebut tanpa menimbulkan gangguan pencernaan, sekaligus mendukung kesehatan ibu dan anak.
Menurut Dr. Andrew Wijaya, Sp.OG dari RS Primaya Evasari Jakarta, pemilihan suplemen zat besi harus mempertimbangkan sejumlah faktor.
"Saat memilih suplemen zat besi selama kehamilan dan menyusui, wanita harus mempertimbangkan empat faktor utama: bentuk zat besi, bioavailabilitas, apakah dikombinasikan dengan vitamin C, dan apakah cukup lembut untuk penggunaan jangka panjang," ucapnya.
Sementara Christie Amadio, ahli naturopati asal Australia, menilai zat besi sebagai “fondasi energi dan vitalitas” yang berpengaruh besar terhadap kesehatan dan kepercayaan diri wanita.
Melalui kemitraan ini, Perdays memperluas akses nutrisi profesionalnya di Indonesia dengan dukungan platform medis Halodoc. Sinergi keduanya menjadi langkah konkret dalam menjawab kebutuhan kesehatan perempuan tanah air dengan solusi yang ilmiah, praktis, dan mudah dijangkau.