JAKARTA - Korban tewas gempa berkekuatan magnitudo (M) 7,4 yang melanda Mindanao, Filipina, dilaporkan dua orang.
Mengutip ABC.net.au, Gubernur Provinsi Nelson di Filipina, Dayanghirang Sr. mengatakan, dua korban ditemukan dalam reruntuhan bangunan terdampak gempa di Davao Oriental.
Setidaknya 250 pasien dievakuasi dari rumah sakit yang rusak. Mereka kemudian ditampung sementara di tenda-tenda darurat.
Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina mengatakan titik gempa berada pada 20 kilometer dari Kota Manay pada pukul 09.43 waktu setempat pada Jumat, 10 Oktober.
Akibat gempa ini juga banyak bangunan terdampak, termasuk bandara internasional di Kota Davao yang mengalami retakan pada tembok. Meski demikian, penerbangan di bandara itu tidak ada yang dibatalkan.
BACA JUGA:
Kepala seismologi Filipina, Teresito Bacolcol, mengatakan awalnya lembaganya akan mengeluarkan peringatan dini datangnya tsunami setelah gempa M 7,4 terjadi.
Gelombang setinggi lebih dari 1 meter di atas permukaan pasang surut normal diperkirakan akan terjadi di pesisir Filipina selama dua jam. Namun kini, peringatan tsunami itu resmi dicabut.