Bagikan:

JAKARTA - Indonesia menyambut baik kesepakatan Hamas dan Israel terkait tahap pertama rencana gencatan senjata di Jalur Gaza, Palestina, kata Menteri Luar Negeri Sugiono.

"Ini merupakan satu langkah maju yang kita sambut dengan baik. Dan semoga ini bisa terus berlanjut ke fase berikutnya," kata Menlu Sugiono kepada wartawan di Jakarta, Kamis 9 Oktober.

"Saya juga di-updated, pembicaraan masih berlangsung, tapi sudah ada kesepakatan-kesepakatan yang sifatnya mendasar. Sekali lagi, semua detailnya sedang dibicarakan dan dinegosiasikan," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kelompok militan Hamas dan Israel telah menyetujui "tahap pertama" rencananya untuk mengakhiri perang Gaza.

"Saya sangat bangga mengumumkan bahwa Israel dan Hamas telah menandatangani Tahap pertama Rencana Perdamaian kami... BERBAHAGIALAH PARA PEMBAWA PERDAMAIAN!" - Presiden Donald J. Trump," tulis Gedung Putih di media sosial X.

Pengumuman serupa juga disampaikan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed Al Ansari dengan rincian akan diumumkan kemudian.

"Para mediator mengumumkan bahwa malam ini telah dicapai kesepakatan mengenai semua ketentuan dan mekanisme implementasi fase pertama perjanjian gencatan senjata Gaza, yang akan berujung pada berakhirnya perang, pembebasan sandera Israel dan tahanan Palestina, serta masuknya bantuan," cuit Al Ansari di media sosial X.

"Rinciannya akan diumumkan kemudian," tambahnya.

Sementara itu, mengonfirmasi kesepakatan telah dicapai, Hamas dalam sebuah pernyataan mendesak Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan negara-negara yang terlibat (perundingan) untuk memaksa Israel sepenuhnya mematuhi kesepakatan tersebut, dikutip dari BBC.

Terpisah, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Pemerintah Israel akan menggelar pertemuan Hari Kamis guna membahas kesepakatan tahap pertama gencatan senjata untuk mengakhiri perang di Jalur Gaza, Palestina.

"Hari yang luar biasa bagi Israel. Besok (hari ini) saya akan bertemu dengan pemerintah untuk menyetujui kesepakatan dan memulangkan semua sandera kita yang terkasih," kata PM Netanyahu dalam pernyataan dari kantor perdana menteri, melansir The Times of Israel.

Diketahui, kelompok militan Hamas dan Israel dengan mediator AS, Mesir dan Qatar melanjutkan perundingan tidak langsung gencatan senjata Gaza, membahas proposal 21 poin yang diinisiasi Presiden Trump, dalam pertemuan yang digelar di resor Sharm el-Sheikh, Mesir sejak Hari Senin.