Bagikan:

PENAJAM PASER UTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) memastikan kebakaran di Hunian Pekerja Konstruksi (HPK) Satu Tower 14, Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, tidak mengganggu kelanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Kebakaran HPK IKN pada Rabu, 1 Oktober tidak menghambat pembangunan IKN. Seluruh kegiatan pembangunan tetap berjalan normal,” ujar Juru Bicara OIKN sekaligus Staf Khusus Kepala Otorita IKN Troy Pantouw dalam keterangan di Sepaku, Antara, Jumat, 3 Oktober.

Troy menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang bekerja cepat dan sigap sehingga insiden kebakaran dapat tertangani dengan baik.

Sebanyak 608 pekerja terdampak kebakaran direlokasi sementara ke dua hunian lain di kawasan HPK, yaitu Tower 02 (Bengkirai) di Site 1B dan Tower 06 (Flamboyan) di Site 1C. Para pekerja tersebut berasal dari PT PP, PT Brantas Abipraya, dan PT Nindya Karya KSO Proyek Pembangunan Hunian Vertikal TNI.

“Estimasi kerugian material masih dalam tahap pendataan OIKN dan manajemen gedung,” kata Troy.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 17.05 Wita itu menimbulkan kerusakan signifikan pada lantai tiga dan empat Tower 14. Sebanyak 28 kamar terdampak dengan kerusakan plafon, dinding, serta perabotan. Area sekitar kamar juga rusak akibat panas dan air pemadaman.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.55 Wita setelah dua jam upaya pemadaman dan pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa api.

Penyebab kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan forensik kepolisian. Saat ini, garis polisi telah dipasang untuk mendukung proses investigasi. Unit identifikasi Polres Penajam Paser Utara dan Polda Kalimantan Timur sudah melakukan olah tempat kejadian perkara.