Bagikan:

JAKARTA - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengungkap kronologi Hunian Pekerja Konstruksi (HPK) 1 tower 14 di IKN yang mengalami peristiwa kebakaran.

Staf Khusus Kepala OIKN Troy Pantouw menjelaskan, kebakaran terjadi sekitar pukul 17.30 Wita. Sedangkan, api baru bisa dipadamkan 1,5 jam setelahnya atau tepat pada pukul 19.00 Wita.

"Pada sekitar jam 19.00 Wita seluruh kebakaran sudah berhasil diatasi oleh petugas kami, didukung bersama aparat pemadam kebakaran terkait yang sudah berada di lapangan tepat waktu dan berhasil untuk mengatasi insiden tersebut," ujar Troy dalam keterangan resminya, dikutip Kamis, 2 Oktober.

Troy menjelaskan, kebakaran itu terjadi di area lantai 2, lantai 3 serta lantai 4 HPK 1 Tower 14. Meski begitu, belum diketahui pasti apa penyebab kebakaran tersebut.

Hanya saja, dia memastikan sebanyak 700 pekerja terdampak telah dilakukan pendataan dan telah dipindahkan ke area hunian lainnya.

"Ada sekitar 700 orang pekerja konstruksi di tower tersebut dan sudah dipindahkan ke hunian tower lainnya," kata dia.

Lebih lanjut, Troy belum bisa memastikan berapa potensi kerugian dari insiden tersebut.

Saat ini, lanjut dia, proses investigasi oleh aparat masih terus berlangsung. "Saat ini aparat sedang melakukan investigasi atas peristiwa tersebut," pungkasnya.

Untuk diketahui, pekerjaan pembangunan HPK itu dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sejak Agustus 2022 hingga Januari 2023 dengan anggaran sebesar Rp567 miliar mencakup 22 tower.

Mengacu pada angka tersebut, asumsi biaya pembangunan satu tower ada di kisaran Rp25 miliar.