Bagikan:

JAKARTA - Sebanyak 36 orang tewas dan lebih dari 200 orang terluka dalam festival keagamaan di Ethiopia ketika struktur sementara untuk penyanggah (perancah) kayu runtuh menimpa mereka di dalam gereja yang sedang dibangun sebagian.

Struktur kayu sementara tersebut roboh pada hari Rabu akibat beban berat jemaah yang mengunjungi Gereja St. Mary Arerti di Minjar Shenkora Woreda, Zona Shewa Utara, Wilayah Amhara, kata kepala polisi setempat Ahmed Gebeyehu kepada Fana Broadcasting yang berafiliasi dengan pemerintah.

Jumlah korban tewas bisa bertambah karena beberapa korban luka masih dalam kondisi kritis.

"Kerusakan terjadi ketika perancah runtuh. Reruntuhan itu menimpa orang-orang di bawahnya. Beberapa orang yang berada di pinggiran berlari keluar, tetapi mereka yang berada di tengah tewas," kata Tadesse Tesfaye, seorang korban selamat dilansir Reuters, Kamis, 2 Oktober.

Sehari setelah kejadian, sepatu dan sandal para korban berserakan di samping reruntuhan batu dan tiang-tiang perancah yang patah. Sisa-sisa perancah yang terpelintir tetap berada di tempatnya di bawah kubah gereja yang baru dicat.