Bagikan:

JAKARTA - Gempa berkekuatan 5,0 skala Richter mengguncang bangunan-bangunan di kota terbesar Turki, Istanbul, pada Kamis, menyebabkan beberapa orang berlarian ke jalan.

Tidak ada laporan langsung mengenai kerusakan serius di kota berpenduduk 16 juta jiwa tersebut, demikian pernyataan Kantor Gubernur Istanbul di X, seraya menambahkan tim lapangan telah memulai inspeksi.

Dilansir Reuters, gempa bumi terjadi pada pukul 14.55 waktu setempat, Kamis, 2 Oktober, di Laut Marmara, barat daya Istanbul dan dekat kota pesisir Marmaraereglisi, di sepanjang garis patahan geologi yang telah lama dianggap berisiko bagi kota tersebut.

Pada April, lebih dari 150 orang terluka ketika mereka melompat dari gedung setelah gempa berkekuatan 6,2 skala Richter di Istanbul, menandai salah satu gempa terkuat di kota itu dalam beberapa tahun terakhir.

Dua tahun lalu, Turki mengalami gempa bumi paling mematikan dan paling merusak dalam sejarah modernnya. Gempa berkekuatan 7,8 skala Richter pada Februari 2023 itu menewaskan lebih dari 55.000 orang dan melukai lebih dari 107.000 orang di Turki selatan dan Suriah utara.