JAKARTA - Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut pasukan Rusia menang dalam "pertempuran yang adil" di Ukraina.
"Para pejuang dan komandan kami terus menyerang, dan seluruh negeri, seluruh Rusia, sedang melancarkan pertempuran yang adil ini dan bekerja keras," kata Putin dalam video yang dipublikasikan di situs web Kremlin dilansir Reuters, Selasa, 30 September.
"Bersama-sama kita mempertahankan cinta kita kepada Tanah Air dan persatuan takdir sejarah kita, kita berjuang dan kita menang,” sambungnya.
Rusia melancarkan invasi besar-besaran ke Ukraina pada 24 Februari 2022, menyebutnya sebagai "operasi militer khusus" untuk mendemiliterisasi dan mende-Nazi-kan negara tetangganya. Kyiv dan sekutunya mengatakan invasi tersebut merupakan upaya imperialis yang tak beralasan untuk merebut wilayah.
Perang ini belum terlihat berakhir meskipun Presiden AS Donald Trump telah melakukan upaya diplomatik untuk mengakhiri konflik, termasuk pertemuan puncak terpisah dengan Putin, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy, dan para pemimpin Eropa lainnya.
Rusia menguasai hampir 114.500 km persegi (44.600 mil persegi), atau 19%, wilayah Ukraina, termasuk Krimea, dan sebagian besar wilayah di timur dan tenggara negara itu, menurut peta medan perang sumber terbuka.
Trump, membalikkan pendiriannya sebelumnya, dengan mengatakan Ukraina memiliki peluang untuk mendapatkan kembali wilayah.
Kini Washington mengatakan sedang mempertimbangkan permintaan Kyiv untuk memperoleh rudal jelajah Tomahawk untuk serangan jauh ke dalam Rusia.