Bagikan:

JAKARTA - Perusahaan keamanan maritim Inggris, Ambrey, mengatakan kapal kargo umum berbendera Belanda dilaporkan diserang 120 mil laut di tenggara kota pelabuhan Aden, Yaman.

Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) juga mengatakan otoritas militer melaporkan kapal yang berlokasi di 128 mil laut dari lepas pantai Aden, terkena proyektil tak dikenal dan dilaporkan terbakar.

Dilansir Reuters, Senin, 29 September, UKMTO dan Ambrey mengatakan mereka menerima laporan adanya asap di sekitar kapal, sementara UKMTO mengatakan nakhoda kapal melaporkan menyaksikan percikan di kejauhan.

Saat serangan terjadi, kapal tersebut tidak memancarkan sistem identifikasi otomatis (AIS), tambah Ambrey.

Kapal tersebut sebelumnya menjadi sasaran pada 23 September dalam perjalanannya menuju Djibouti, menurut Ambrey.

UKMTO mengatakan pada 23 September, kapal melaporkan percikan dan suara ledakan di sekitarnya, 120 mil laut (222 km) di timur Aden.

Kedua perusahaan tidak mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab.

Tidak segera jelas apakah serangan yang dilaporkan tersebut dilakukan oleh Houthi Yaman yang bersekutu dengan Iran, yang telah melancarkan berbagai serangan terhadap kapal-kapal di Laut Merah sejak 2023 yang mereka anggap terkait dengan Israel dalam apa yang mereka sebut sebagai solidaritas dengan Palestina dalam perang Israel di Gaza.