Bagikan:

JAKARTA - Swedia menganggarkan tambahan 70 miliar crown ($7,47 miliar) untuk dukungan militer bagi Ukraina selama dua tahun mendatang.

Menteri Pertahanan Swedia Pal Jonson juga mengatakan negaranya siap memberikan dukungan lebih lanjut kepada Polandia jika diperlukan.

Sebagian besar pengeluaran akan dialokasikan melalui pembelian yang dikelola oleh badan material pertahanan Swedia, misalnya sistem artileri Archer tambahan, jenis yang sudah digunakan oleh pasukan Ukraina dalam perang dengan Rusia.

Jonson mengatakan Swedia menyatakan solidaritasnya dengan Polandia atas serangan drone Rusia dan siap menyumbangkan aset militer kepada negara tersebut jika diperlukan.

"Kami telah segera menghubungi Menteri Pertahanan Polandia dan menyatakan bahwa kami bersedia menyediakan sumber daya jika Polandia mengidentifikasi adanya kepentingan dalam hal ini," kata Jonson dilansir Reuters, Kamis, 11 September.

“Kami sepenuhnya bersolidaritas dengan Polandia," ujarnya.

Polandia, yang didukung oleh pesawat dari sekutu NATO, menembak jatuh beberapa pesawat nirawak Rusia yang dicurigai di wilayah udaranya pada hari Rabu, pertama kalinya aliansi tersebut diketahui melepaskan tembakan selama perang Rusia di Ukraina.

Moskow membantah bertanggung jawab atas insiden tersebut. Sementara seorang diplomat senior di Polandia mengatakan drone-drone tersebut datang dari arah Ukraina. Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan drone-drone mereka telah melakukan serangan besar-besaran terhadap fasilitas militer di Ukraina barat, tetapi tidak berencana untuk menyerang target apa pun di Polandia.