JAKARTA - Presiden Vladimir Putin dan Donald Trump akan membahas "potensi besar” yang belum dimanfaatkanbagi hubungan ekonomi Rusia-AS serta prospek untuk mengakhiri perang di Ukraina ketika mereka bertemu di Alaska pada Jumat, 15 Agustus besok.
Dilansir Reuters, Kamis, 14 Agustus, penasihat Kremlin, Yuri Ushakov, mengatakan pertemuan puncak akan dimulai pukul 19.30 waktu setempat.
Kedua pemimpin bertemu langsung, hanya ditemani oleh para penerjemah.
Setelahnya delegasi dari kedua negara kemudian akan bertemu, dan presiden akan memberikan konferensi pers bersama.
Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengancam "konsekuensi yang sangat berat" terhadap Rusia jika Presiden Vladimir Putin tidak setuju untuk mengakhiri perang di Ukraina.
"Akan ada konsekuensinya," kata Trump dalam acara di Kennedy Center di Washington dilansir CNN, Rabu, 13 Agustus.
Ketika ditanya maksud dari konsekuensi itu berarti sanksi atau tarif baru, Trump menolak menjelaskan.
"Saya tidak perlu mengatakannya," katanya.
"Akan ada konsekuensi yang sangat berat,” tegas Trump.
Trump sebelumnya mengancam sanksi baru terhadap Moskow sebagai hukuman atas perang Ukraina, menetapkan Jumat lalu sebagai batas waktu untuk memberlakukannya kecuali Putin datang ke meja perundingan.
Trump mengatakan jika pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin berjalan lancar pada Jumat, ia ingin "segera" mengatur pertemuan kedua dan mengikutsertakan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.
"Kami melakukan panggilan telepon yang sangat baik," kata Trump tentang pertemuan virtual dengan Zelenskyy dan para pemimpin Eropa hari ini dilansir CNN, Rabu, 13 Agustus.
Trump kemudian membahas langkah-langkah potensial selanjutnya menjelang pertemuan pada Jumat pekan ini.
"Ada kemungkinan besar kita akan mengadakan pertemuan kedua, yang akan lebih produktif daripada yang pertama karena yang pertama adalah saya akan mencari tahu di mana kita berada dan apa yang sedang kita lakukan," katanya.
Trump mengatakan pertemuan kedua hanya akan diatur jika pertemuannya dengan Putin "berjalan lancar."
Ia ingin pertemuan kedua berlangsung "segera" antara Putin dan Zelenskyy.
“Dan saya sendiri jika mereka mengizinkan saya hadir," imbuhnya.