JAKARTA - Badan intelijen Garda Revolusi Iran memperingatkan warga Iran tentang peningkatan upaya perekrutan oleh badan intelijen musuh.
Terlibat dalam perang bayangan selama puluhan tahun dengan Israel, yang membunuh banyak komandan militer dan ilmuwan nuklir dalam perang udara 12 hari di Iran bulan lalu, Iran semakin khawatir tentang infiltrasi oleh badan intelijen Mossad Israel.
Sebelumnya, pemerintah Iran menangkap lebih dari 700 orang atas tuduhan menjadi mata-mata Israel sejak 13 Juni. Tiga di antaranya dijatuhkan hukuman mati atas spionase, menurut laporan kantor berita Iran Fars.
BACA JUGA:
Menurut pasukan intelijen dan keamanan Iran yang dikutip kantor berita tersebut, penangkapan itu dilakukan di beberapa provinsi seperti Kermanshah, Isfahan, Khuzestan, Fars dan Lorestan.
Selain melakukan penangkapan, Iran juga mengeksekusi tiga pria yang didakwa menjadi mata-mata agen intelijen Israel Mossad di Penjara Urmia di provinsi Azerbaijan Barat pada Rabu 25 Juni.
Ketiga pria itu disebut berusaha mengimpor perangkat keras ke Iran dengan kedok pengiriman alkohol untuk melakukan tindakan teroris.