DENPASAR - Dua Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan (Korsel) tewas karena gagal mendarat saat bermain paralayang di sekitar wilayah Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.
Kedua WNA itu bernama Seojin Han (43) dan istrinya Hwang Jinah (41). Keduanya jatuh ke perairan laut Pantai Tanah Barak saat bermain paralayang dan peristiwa itu terjadi pada Kamis (17/7) sekitar pukul 12.30 WITA.
"Dua WNA yang terjatuh ke laut saat bermain paragliding atau paralayang di Perairan Pantai Tanah Barak, Kuta Selatan," kata Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi, Selasa, 22 Juli.
Di Bali, keduanya bermain paralayang solo dengan mesin jenis yang berbeda-beda tanpa didampingi instruktur atau tandem. Alat-alat yang dipergunakan adalah milik sendiri yang dibawa langsung dari Korea.
Kedua korban dan teman-temannya diketahui memiliki kemampuan atau keahlian bermain paralayang. Mereka juga memiliki lisensi pilot paralayang atau paragliding dari Korea.
Pada Kamis, 17 Juli sang, Hwang Jinah dan Seojin Han mengudara, namun sekitar 10 menit tiba-tiba terjadi perubahan arah angin.
Korban Hwang Jinah dan Seojin Han jatuh di laut.
Karena panik, korban Hwang Jinah dan Seojin Han tidak bisa melepaskan peralatan tempat duduk paralayang, sehingga kedua korban posisi tubuh di bawah air.
"Dan setelah dilakukan pengecekan terhadap kedua korban, dinyatakan bahwa kedua korban meninggal dunia sehingga jenazah kedua korban dirujuk ke Rumah Sakit Bali Mandara, di Denpasar," imbuhnya.
"Bahwa jenazah kedua korban akan dilakukan kremasi di Bali dan akan dibawa abunya pulang ke Korea," ujar AKP Sukadi.