Bagikan:

JAKARTA - Album terbaru Monita Tahalea, MERONA, hadir sebagai pelukan hangat yang menyambut pendengar menuju musim baru dalam hidupnya.

Album ini berbicara tentang merelakan ketika orang yang berjalan bersama kita, memilih arah yang berbeda. Tapi lewat MERONA, Monita mengajarkan bahwa melepaskan tak selalu berarti kehilangan; kadang, itu adalah bentuk tertinggi dari kasih.

Melodi menggantikan kata-kata, dan bahkan hembusan napas pun menjadi bagian dari nyanyiankarena tak semua yang dirasakan bisa dijelaskan, tapi bisa dinyanyikan.

Bagi Monita, musik adalah sesuatu yang spiritual, sebuah anugrah yang begitu personal sekaligus universal. Ia percaya, ketika menyanyi, Tuhan bisa mendengarnya sedekat doa, seintim harapan.

Melalui MERONA, ia berharap karyanya bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat, menyenangkan, menyembuhkan, dan menemani. Bukan sekadar album, MERONA adalah perjalanan emosi yang disampaikan lewat keheningan, nada, dan ketulusan.