Bagikan:

JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan rumah sakit (RS) dari luar negeri yang buka cabang atau beroperasi di Indonesia akan diisi oleh tenaga kesehatan (nakes) lokal.

"Pasti dong (tenaga kesehatan dari Indonesia)," kata Budi kepada wartawan di kompleks DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis 17 Juli.

Budi mengungkapkan faktor tersebut menjadi salah satu prioritas utama pemerintah mengizinkan RS asing beroperasi di Indonesia.

Menurutnya, apabila RS asing beroperasi di Indonesia, maka tenaga kesehatan lokal akan banyak terserap di RS tersebut.

"Itu menciptakan lapangan pekerjaan yang sangat baik bagi ratusan ribu tenaga kesehatan," katanya.

Selain itu, kata Budi, pembukaan RS asing di Indonesia juga dinilai mampu memperbaiki kualitas kesehatan di dalam negeri.

Budi lantas menyinggung keinginan Presiden Prabowo Subianto yang menaruh perhatian terhadap masyarakat Indonesia yang berobat ke luar negeri.

Disampaikan olehnya, ada sekitar 2 juta masyarakat yang memilih berobat ke luar negeri demi mendapat akses kesehatan lebih baik dan terjangkau.

Budi menuturkan, 2 juta masyarakat tersebut dianggap tak perlu berobat ke luar negeri apabila RS asing telah beroperasi di Indonesia.

"Kalau misalnya memang diperlukan adanya reformasi khusus, termasuk membuka rumah sakit yang dimiliki oleh asing di sini, asal masyarakatnya aksesnya mudah, kualitasnya bagus, harganya terjangkau, menurut aku, beliau sangat memperhatikan 280 juta masyarakat kita ya," paparnya.